Seminar Sesi 2 Gambar Diri Kristiani - Bapak Soemitro Tedjokusumo

Daftar Isi
Persekutuan Doa Santo Albertus mengadakan pertemuan Sesi 2 dari Seminar Gambar Diri Kristiani, yang dilaksanakan pada hari Senin, 15 Juni 2026, pukul 19.00 wib hingga pukul 21.30 wib. Persekutuan ini diadakan di Gedung Karya Pastoral Lantai 2, Paroki Harapan Indah.



Sebelum Pengajaran, diawali dengan doa umat yang dibawakan oleh Pak Alex Jack.


Dan pada Sesi 2 Seminar kali ini, tim pujian ada Ibu Trina dan Ibu Imelda (WL), Ibu Hetty, Ibu Sianti, dan Ibu Lisbeth (Singer).



Tema yang dibawakan pada Sesi 2 ini adalah tema sesi utama dari Seminar Gambar Diri Kristiani, yang dibawakan oleh Bapak Soemitro Tedjokusumo.

Dalam Pengajarannya, beliau menjelaskan bahwa : 

A. Pengantar
    Setiap orang memiliki gambar diri, yaitu cara seseorang memandang dan menilai dirinya sendiri. Gambar diri ini sangat memengaruhi cara kita berpikir, bersikap, mengambil keputusan, dan berhubungan dengan orang lain.
Sebagai orang percaya, gambar diri yang benar bukan ditentukan oleh pendapat orang lain, melainkan oleh apa yang Tuhan katakan tentang kita.

B. Pengertian Gambar Diri Kristiani
Gambar diri Kristiani adalah cara kita melihat diri kita berdasarkan kebenaran firman Tuhan.
Artinya:
  • Saya berharga karena Tuhan menciptakan saya.
  • Saya dikasihi Tuhan.
  • Saya memiliki tujuan hidup.
  • Nilai saya tidak ditentukan oleh penampilan, prestasi, ataupun penilaian orang lain.
C. Kebenaran Pertama: Manusia Diciptakan menurut Gambar Allah
    Materi menjelaskan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kejadian 1:26-31).

Artinya manusia memiliki:
  • kemampuan berpikir,
  • hati nurani,
  • kemampuan mengasihi,
  • kemampuan membedakan benar dan salah,
  • serta kemampuan membangun hubungan dengan Tuhan.
Jadi setiap manusia memiliki nilai yang sangat tinggi karena merupakan ciptaan Allah.

D. Kebenaran Kedua: Gambar Diri Menjadi Rusak karena Dosa
    Walaupun manusia diciptakan baik, dosa membuat manusia kehilangan pandangan yang benar tentang dirinya.

Akibatnya seseorang bisa:
  • merasa tidak berharga,
  • minder,
  • sombong,
  • iri hati,
  • selalu membandingkan diri,
  • atau mencari pengakuan dari orang lain.
Materi menjelaskan bahwa iblis sering memanfaatkan keadaan ini dengan menanamkan berbagai kebohongan, misalnya:
  • "Aku tidak berguna."
  • "Aku tidak akan berhasil."
  • "Aku tidak layak dikasihi."
  • "Aku harus sempurna supaya diterima."
Padahal semua pikiran tersebut tidak berasal dari Tuhan.

E. Pengertian Gambar Diri yang Keliru
    Gambar diri yang salah adalah ketika seseorang menilai dirinya berdasarkan:
  • kegagalan,
  • masa lalu,
  • dosa,
  • penampilan,
  • kekayaan,
  • prestasi,
  • atau penilaian orang lain.
  • Akibatnya seseorang mudah mengalami:
  • rendah diri,
  • putus asa,
  • iri hati,
  • kesombongan,
  • ketakutan,
  • atau kehilangan tujuan hidup.

F. Membangun Gambar Diri yang Seimbang
    Materi mengajarkan bahwa gambar diri yang sehat harus dibangun melalui dua hal:
  1. 1. Mengenal Tuhan : Semakin kita mengenal Tuhan, semakin kita mengetahui siapa diri kita di hadapan-Nya.
  2. Mengenal diri sesuai Firman Tuhan
    • Bukan berdasarkan: media sosial, komentar orang, pengalaman masa lalu, melainkan berdasarkan firman Tuhan.
Firman Tuhan menjadi dasar utama untuk membentuk identitas kita.

G. Cara Membangun Gambar Diri yang Benar
    Materi memberikan beberapa langkah praktis:
  1. Melihat diri seperti Tuhan melihat kita : Bukan fokus pada kelemahan, tetapi melihat bahwa kita adalah ciptaan Tuhan yang dikasihi.
  2. Mengganti pikiran yang salah dengan firman Tuhan.
    • Ketika muncul pikiran negatif, gantilah dengan janji Tuhan.
      • Contoh: "Aku gagal." diganti menjadi "Tuhan tetap mengasihi dan membentuk hidupku."
3. Bertobat dari dosa : Dosa merusak hubungan dengan Tuhan dan merusak gambar diri.
        Karena itu kita perlu: mengakui dosa, menerima pengampunan, hidup dalam pertobatan.
4.  Bertumbuh dalam karakter Kristus

Tujuan akhir gambar diri Kristiani bukan hanya merasa percaya diri, tetapi menjadi semakin serupa dengan Kristus.

H. Kasih Karunia Tuhan Memulihkan Gambar Diri
    Materi menekankan bahwa kasih karunia Tuhan sanggup memulihkan gambar diri yang rusak.

Melalui Yesus Kristus kita:
  • diampuni,
  • diterima,
  • dipulihkan,
  • diberi identitas baru,
  • dipimpin menjadi pribadi yang semakin menyerupai Kristus.

I. Buah dari Gambar Diri yang Sehat
Seseorang yang memiliki gambar diri yang benar akan:
  • tidak mudah minder,
  • tidak mudah sombong,
  • lebih percaya diri,
  • mengasihi orang lain,
  • mampu mengampuni,
  • hidup sesuai tujuan Tuhan.

J. Karakter yang Harus Dibangun
Materi menutup dengan karakter kasih berdasarkan 1 Korintus 13.
Orang yang memiliki gambar diri yang sehat akan belajar menjadi:
  • sabar,
  • murah hati,
  • tidak iri hati,
  • tidak sombong,
  • tidak mencari keuntungan diri sendiri,
  • tidak pemarah,
  • tidak menyimpan kesalahan orang lain,
  • mencintai kebenaran,
  • percaya,
  • berharap,
  • setia,
  • dan mengasihi tanpa berkesudahan.
K. Refleksi Pribadi
Materi mengajak setiap peserta merenungkan tiga pertanyaan penting:
  • Bagaimana selama ini saya memandang diri saya?
  • Apa yang Tuhan katakan tentang diri saya?
  • Apakah pendapat orang lain membuat saya sulit menerima diri sendiri atau ingin mengubah diri hanya agar diterima?

Peserta yang hadir pada Sesi ke 2 berjumlah 68 orang. Setelah persekutuan doa selesai, dilanjutkan dengan pengumuman yang dibawakan oleh Pak Simon Pantun (Ketua PDPKK Santo Albertus) dan Pak Nongmus. Serta mendoakan yang berulangtahun pada hari Sabtu, 13 Juni 2026.



Demikian sekilas info kegiatan PDPKK Santo Albertus hari ini.

Kontributor by : Antonius Anwar H
PDPKK Santo Albertus

Posting Komentar

HOT INFO:
Selasa, 28 Juli 2026 KOMBAS Tim INTI Dek Bekasi secara online
Sabtu, 1 Agt 2026 Sekolah Doa Tahap 2 di Paroki Rawamangun
PENTING ... Untuk mengunjungi web profile BPD PKK KAJ - Dekenat Bekasi bisa melalui tautan berikut : https://inilahdia.com/dekenatbekasi