Hidup Dalam Roh Ditengah Tantangan Zaman
Daftar Isi
Pace e Bene...!
PDPKK St. CLARA pada hari Rabu, 08 Juli 2026 menyelenggarakan Persekutuan Doa mingguan yang dilakukan di GKP Gereja Santa Clara Paroki Bekasi Utara, lantai 2 ruang Fidelis & Bunda Teresa, yang di mulai pukul 19:00 WIB dan dihadiri oleh 40 orang umat. Persekutuan Doa di isi juga dengan pewartaan yang dibawakan oleh Ibu Evrydawati dari Komunitas Familia Benedicta, dengan tema "Hidup Dalam Roh Ditengah Tantangan Zaman“.
Kalau kita mengatakan Roh Tuhan yang lebih besar ada didalam kita, hal - hal seperti ingin mengakhiri hidup, cerai dan meninggalkan pasangan, itu tidak akan pernah kita katakan. Seperti jalan salib, Yesus jatuh sebanyak 3x, tapi memilih untuk selalu bangkit. Seperti itulah hidup kita, jatuh lalu bangkit. Ketika hidup kita di dalam Tuhan, apapun masalah dan tantangan hidup yang kita hadapi, yang akan kita perkatakan justru firman Tuhan. Bukan kekerasan, verbal maupun fisik. Apabila hidup tidak di pimpin oleh Roh Kudus, maka masalah kecil jadi besar, masalah besar jadi sangat besar.
Dalam ajaran Gereja Katolik, hidup dalam Roh Kudus, berarti membiarkan Roh Kudus memimpin seluruh hidup kita. Bukan kita lagi yang memimpin hidup kita, makanya bisa mengalahkan kedagingan kita sendiri.
Sangat memungkinkan kita hidup dalam Roh Kudus, di tengah tantangan hidup walau ada pergulatan batin, karena tantangan hkdup seperti kehilangan damai, tekanan pekerjaan, masalah keluarga, persaingan, media sosial, godaan dunia, kecemasan, ketakutan akan masa depan. Semua nya itu bisa membuat manusia kehilangan arah hidup.
Orang yang hidup di dalam Roh, pasti menghasilkan Buah Roh Kudus dalam kehidupannya. Roh Kudus mengubah cara kita berpikir, cara kita berbicara, cara kita memandang sesama, cara kita mengambil keputusan. Roh Kudus mengubah hati kita dari pendendam jadi pemaaf, dari yang keras jadi lembut, dari egois jadi penuh kasih. Tantangan terbesar adalah diri sendiri. Kadang musuh terbesar kita bukan orang lain. Melainkan diri sendiri.
Ego, kesombongan, keingin selalu menang, tidak mau mengalah, yidak mau meminta maaf, tidak mau mengampuni. Padahal Roh Kudus terus mengetuk hati kita.
Supaya bisa hidup dalam Roh :
- Berdoa
- Baca Kitab Suci
- Menghidupi Sakramen Tobat dan Ekaristi
- Belajar mengampuni
- Melayani sesama
"Hidup dalam Roh" bukan berarti menjadi sempurna dalam sekejap. Hidup dalam Roh berarti setiap hari membiarkan Roh Kudus memimpin hidup kita, meskipun kita masih berjuang melawan kelemahan. Roh Kudus tidak menjadi lebih lemah hanya karena zaman berubah. Roh Kudus yang sama yang bekerja pada Gereja perdana tetap bekerja dalam Gereja saat ini.
Jadi, hidup dalam Roh Kudus tetap bisa kita lakukan dalam zaman apapun. Allah telah menyatakan, bahwa "Roh yang ada pada-Ku lebih besar daripada roh yang ada di dunia." Kita bisa menghasilkan Buah Roh karena kita mau bekerja sama dengan Roh Kudus bukan lagi kekuatan kita, bukan lagi keinginan- keinginan lahiriah kita.
Pewartaan oleh Ibu Evry di akhiri dengan doa dan lagu peneguhan, yaitu "Allah Roh Kudus". Dan dilanjutkan dengan doa umat. Kita juga menyambut umat yang baru pertama kali datang ke pertemuan PDPKK St. Clara. Tak lupa kita akhiri pertemuan ini dengan foto bersama.
Mari kita berniat bersama di dalam hati kita, kita menghidupi terus menerus pimpinan Roh Kudus dalam hidup kita. Kalau jatuh, jangan tinggal diam, tapi bangkit. Lewat kemauan diri sendiri untuk bangkit, atau lewat siapapun yg Tuhan utus untung menolong kita.
Tuhan Yesus Memberkati.
Bunda Maria Mendoakan.
Amin
Kontributor by Anastasia Amanda
PDPKK Santa Clara



.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)