Rejoice in the Lord Always (Bersukacitalah Selalu di dalam Tuhan)
Daftar Isi
Pace e Bene…!
PDPKK St. Clara pada hari Rabu, 15 Juli 2026 menyelenggarakan Persekutuan Doa mingguan yang dilakukan di GKP Gereja Santa Clara Paroki Bekasi Utara, lantai 2 ruang Fidelis & Bunda Teresa, yang dimulai pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh 54 orang umat. Persekutuan Doa di isi juga dengan pewartaan yang di bawakan oleh Bro Benny Dwi Nugroho dari Komunitas Amazing Grace, dengan tema "Rejoice In The Lord Always"
Apakah arti Bahagia itu? Jika orang mempunyai banyak uang, Jika orang sudah menjadi orang sukses atau jika orang mempunyai Kesehatan yang baik? Jika hanya itu yang di cari, orang bisa kecewa, sakit hati, atau bahkan bunuh diri. Orang hanya akan merasa bahagia jika merasa telah mencapai standard tertentu yang telah di cita - citakan.
Khotbah di Bukit adalah kumpulan pengajaran dan khotbah paling terkenal yang disampaikan oleh Yesus Kristus, yang tercatat secara lengkap dalam Injil Matius Bab 5 sampai 7. Dan di awal Khotbah di Bukit, Yesus berbicara mengenai Delapan Sabda Bahagia. Rupanya Yesus mau agar semua murid - murid-Nya mengalamai kebahagiaan.
Rasul Paulus menulis surat kepada jemaat di Filipi saat ia sedang dipenjara, kemungkinan besar di Roma antara tahun 60 dan 62 M. Proses penulisannya bersifat pribadi dan emosional; ia mendiktekan surat itu kepada seorang sekretaris (amanuensis) untuk dikirimkan melalui Epafroditus sebagai balasan atas dukungan dan bantuan keuangan yang dikirimkan jemaat Filipi.
Surat yang termasuk dalam "Surat - Surat Penjara" (Filipi, Efesus, Kolose, dan Filemon) ini juga dikenal sebagai surat yang paling bernada sukacita. Meskipun berada dalam rantai dan ketidakpastian akan hidup atau mati, Paulus tetap mengucap syukur dan menasihati jemaat agar bertekun dalam iman dan kesatuan serta selalu senantiasa bersuka cita.
Bersukacita senantiasa bukanlah tentang kebahagiaan duniawi yang bergantung pada situasi. Berdasarkan Filipi 4 : 4 - 6, hal ini merupakan perintah untuk terus memusatkan pengharapan kepada Tuhan, menjaga kelembutan hati, dan menyerahkan segala kekhawatiran melalui doa, sehingga hati kita diliputi oleh damai sejahtera.
Berikut adalah cara cara mendapatkan sukacita sejati dan mendalam berdasar Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi :
1. Tempatkan Sukacitamu ditempat yang Tepat, Berpusat pada Tuhan (Filipi 4:4)
Rasul Paulus menulis, "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!" Penekanan yang diulang dua kali ini menunjukkan urgensi perintah tersebut. Sumber sukacita ini spesifik, yakni di dalam Tuhan. Karena sifatnya yang berpusat pada pribadi dan kasih Allah, sukacita ini tidak dapat direnggut oleh penderitaan, kesulitan, atau perubahan keadaan dunia. Kata "senantiasa" menegaskan bahwa sukacita Kristen tidak bergantung pada situasi luar (seperti kenyamanan atau keamanan), melainkan pada hubungan "dalam Tuhan" yang bersifat kekal.
2. Berbagi Buah Sukacita: Kebaikan dan Pengharapan (Filipi 4:5)
Selanjutnya Paulus menegaskan, "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!" Sukacita sejati tidak bersifat egois. Ketika seseorang sungguh-sungguh bersukacita di dalam Tuhan, hal itu akan memancar melalui sikap hidup yang penuh kebaikan dan kelembutan kepada sesama, memberi kekuatan untuk tetap berbuat baik kepada sesama, meski kita sedang tidak dalam kondisi kelimpahan.
Seperti janda tua yang memberi kelebihannya dari kekuranganya.
3. Ucapan Syukur : Penawar Atas Segala Kekhawatiran (Filipi 4:6)
Bagaimana mungkin kita bisa bersukacita saat beban hidup terasa berat? Jawabannya ada pada ayat berikutnya: "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur". Kekhawatiran adalah musuh utama sukacita. Alkitab menawarkan solusi praktis, yaitu dengan berdoa, menyampaikan permohonan, dan selalu mengakhirinya dengan ucapan syukur dalam situasi dan kondisi apapun atas apa yang telah dan akan Tuhan kerjakan.
Semoga kita selalu terus berusaha menempatkan Sukacita Sejati ke tempat yang tepat yaitu kedalam Tuhan, sambil terus berbagi kasih kepada sesama dan terus selalu mengucap Syukur dalam kondisi dan situasi apapun.
Tuhan Yesus Memberkati.
Bunda Maria Mendoakan.
Amin.
Kontributor by Anastasia Amanda
PDPKK Santa Clara

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
Posting Komentar